SALAH seorang sahabat Nabi bernama Abdurrahman bin Auf memiliki
keyakinan aqidah yang mantap, kepercayaan dirinya kuat, dan kemampuannya
luar biasa. Setelah hijrah ke Madinah tidak lagi memiliki harta yang
cukup, lalu Rasulullah mempersaudarakannya dengan Sa’ad bin Rabi’.
Karena jiwa penolongnya serta kegembiraannya, saad berkata kepadanya,
“Wahai saudaraku, saya orang Anshar yang paling kaya, maka akan aku
berikan setengahnya kepadamu. Saya mempunyai dua isteri, pilihlah yang
paling kamu cintai aku akan ceraikan dan kamu nikahi ketika iddahnya
sudah habis.” Abdurrahman menjawab, “Semoga Allah memberikan harta pada
keluargamu, tetapi tunjukkanlah kepadaku jalan ke pasar, karena aku
adalah seorang pedagang.” Inilah jawaban muslim yang percaya diri dan
yakin akan pertolongan Allah. Jawaban yang menunjukan sebagai orang yang
berkemauan untuk berusaha, giat bekerja dan menghindar untuk menjadi
beban saudaranya.
Sa’ad menunjukkan kepadanya letak pasar, lalu dia memberi seekor unta
dan mendapat untung berupa tambang, tali dan pengikatnya, demikian juga
pada hari kedua dan ketiga, dia tidak keluar kecuali membawa seekor
unta dan memperoleh untung berupa tali pengikat binatang. Hal ini
menunjukan untuk mendapat laba yang sedikit. Tapi tidak lama berselang,
dia datang dan dari badannya tercium minyak wangi za’faran. Rasulullah
SAW bertanya, “Ada apa denganmu?” Dia menjawab, “Wahai Rasulullah saya
menikahi seorang wanita.” Rasulullah SAW bertanya, “Apakah kamu
memberikan maskawin kepadanya?” Dia menjawab, “Sebesar biji dari emas”
Rasul berkata, “Lakukanlah perayaan walau hanya dengan seekor kambing.”
Abdurrahman berkata, “Sungguh kulihat diriku, seandainya aku mengangkat
batu, niscaya kutemukan di bawahnya emas dan perak.”
Ada banyak jalan bagi seseorang untuk memperoleh rizki. Ada orang
yang memperoleh riziki karena adanya warisan. Ada juga yang memperoleh
rizki dari hadiah, pemnerian orang, undian, bertani, bekerja,
berwirausaha dan lain-lain.
Jalan utama untuk memperoleh rizki adalah dengan bekerja dan berusaha serta berdoa agar selalu mengingat Allah. [reni/islampos]
Sumber: Islam Tuntunan dan Pedoman Hidup/Tim dosen PAI UPI/Penerbit: Value Press Bandung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar