SAUDARAKU,
Setiap manusia pasti pernah mengalami ujian yang begitu berat dalam
hidupnya. Sehingga, rasa sedih yang dipendamnya, sudah tak tertahankan
lagi. Begitu pula dengan Anda, yang pasti pernah merasakan sedih yang
mendalam ketika mendapatkan atau mengalami suatu hal yang tak
diinginkan. Tapi, mengapa Anda harus bersedih? Bukankah Anda punya 6
resep?
Pengarang buku Al Faraj ba’da Asy-Syiddah (Bahagia Setelah
Tertimpa Musibah) menyebutkan bahwa salah seorang ahli hikmah diuji
dengan suatu musibah, kemudian beberapa rekannya berkunjung dan mereka
menghiburnya.
Saudaraku,
Selanjutnya, dia berkata, “Aku telah membuat obat dengan enam resep.” Mereka bertanya, “Apakah itu?” Dia menjawab, “Pertama, percaya kepada Allah. Kedua, aku tahu bahwa segala sesuatu yang ditakdirkan pasti terjadi. Ketiga, kesabaran adalah hal terbaik yang mesti dilakukan oleh orang yang sedang dalam ujian Allah. Keempat,
bila aku tidak dapat bersikap sabar, lalu apalagi yang dapat kulakukan,
karena kesedihan tidak akan pernah bisa menolong diriku. Kelima, bisa jadi aku tertimpa sesuatuyang lebih buruk lagi daripada yang kurasakan sekarang ini. Keenam, dari waktu ke waktu aku hanya menikmati kegembiraan.”
Saudaraku,
Enam resep yang dilakukan oleh seorang ahli hikmah tersebut, juga
Anda miliki. Maka, ketika musibah datang menghadang dan rasa sedih tak
terhankan, obatilah dengan keenam resep tersebut. Jangan habiskan waktu
Anda hanya untuk bersedih. Karena kesedihan tidak akan menyelesaikan
masalah. Wallahu ‘alam. []
Sumber: Jangan Bersedih Setelah Kesulitan Ada Kemudahan/Karya: Dr. ‘Ayidh bin ‘Abdullah Al-Qarni/Penerbit: Irsyad Baitus Salam, dalam islampos
Tidak ada komentar:
Posting Komentar